Dalam rangka menambah pengetahuan dalam mengelola organisasi kemahasiswaan serta menjalin hubungan dengan instansi lain maka Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta didampingi oleh Sabar Nurrohman, M.Pd dosen pendidikan IPA dan Jumanto staf program studi IPA mengadakan studi banding ke program studi pendidikan sains FMIPA Universitas Negeri Surabaya pada Jumat-Sabtu 2-3 Juli 2010. Kegiatan yang bertema “Consideration study to enlarge science understanding” ini diharapkan dapat menambah ilmu serta melengkapi kekurangan dari Hima masing-masing sekaligus menandatangani nota kesepahaman antara himpunan mahasiswa prodi IPA FMIPA UNY dengan mahasiswa prodi sains FMIPA Unesa tentang kerjasama dalam bidang per-IPA-an karena program studi pendidikan IPA baru diselenggarakan oleh 2 universitas sejak tahun 2007. Baru pada akhir-akhir ini beberapa perguruan tinggi mendirikan program studi IPA karena melihat peluang yang ada pada prodi ini.
Rombongan disambut oleh Pembantu Dekan I FMIPA Unesa Prof. Dr. Mega Teguh, M.Pd, ketua prodi sains Sri Mulyaningsih, MS dan dosen sains Beny Setiawan, M.Pd. Dalam sambutannya Sri Mulyaningsih mengungkapkan rasa gembiranya karena bertemu “rekan seperguruan” dan dengan terpilihnya rektor baru di Unesa yaitu Prof. Dr. H. Muchlas Samani, M.Pd makin menambah optimisme akan eksistensi prodi IPA ini karena selain memberikan izin pendirian prodi IPA juga ada himbauan tentang dicantumkannya lowongan PNS guru IPA yang diambilkan dari prodi pendidikan sains. Prodi sains Unesa juga sedang menyelenggarakan percepatan studi bagi 10 mahasiswa yang mempunyai nilai diatas rerata dan diharapkan dapat menyelesaikan studinya pada semester 7 yang akan datang sehingga prodi IPA Unesa dapat diakreditasi, sambungnya. Pada kunjungan ini Hima IPA FMIPA UNY memberikan sebuah pohon beringin putih dan Hima Sains Unesa memberikan sebuah pohon mojo.
Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta
Selasa, 27 Juli 2010
Jumat, 02 Juli 2010
MUSYAWARAH PEMBENTUKAN FORMIPA KARTABAYA
Salah satu cara untuk membangun eksistensi suatu organisasi adalah dengan mengembangkan jaringan (networking). Itulah yang saat ini telah dirintis oleh HIMA IPA FMIPA UNY, hal itu juga sejalan dengan visi HIMA IPA 2010 yaitu mewujukan HIMA IPA yang religious, kreatif, professional, dan berwawasan glogal. Berlandaskan keadaan tersebut HIMA IPA UNY mengadakan kunjungan ke HIMA Pendidikan Sains / HMPS (UNESA), Dalam rangka Musyawarah Pembentukan Ikatan Mahasiswa IPA (IKAHIMAIPA). Musyawarah tersebut diadakan hari Sabtu, 5 Juni 2010 di Universitas Negeri Surabaya. HIMA IPA UNY mewakilkan 5 orang anggotanya yaitu Janwar Arseto, Taufani Gumono, Feby Kristifany, Ratna Wirawati, dan Nor Rozif Khoirul A.
Tepat pukul 08.00 WIB acara yang dihadiri oleh segenap mahasiswa Pendidikan Sains tersebut dimulai, pembukaan diawali dengan sambutan dari perwakilan masing – masing HIMA. Dari HMPS oleh Samsudin dan dari HIMA IPA oleh Taufani Gumono selaku ketua masing – masing HIMA. Acara selanjutnya adalah pembahasan tentang pembentukan ikatan mahasiswa. Mekanismenya dimulai dengan pemaparan tujuan yang akan dicapai dari pembentukan ikatan tersebut. Setelah melakukan perundingan, akhirnya dari kedua HIMA memperoleh kesepakatan untuk membentuk forum yang bernama: FORMIPA KARTABAYA (Forum Mahasiswa IPA/Sains Yogyakarta Surabaya). Namun pengesahan forum ini akan dilakukankan pada tanggal 3 Juli 2010 bertepatan dengan acara Studi Banding HIMA IPA ke HMPS.
Dengan berakhirnya pembahasan tersebut, maka berakhirlah acara msyawarah pembentukan FORMIPA KARTABAYA. Acara ditutup dengan makan siang bersama, dilanjutkan dengan safari kampus, dan foto bersama.
Selasa, 01 Juni 2010
Baksos ke Ponpes Al-Amin :Jebasa
Pada hari Jumat 28 Mei 2010 lalu, HIMA IPA mengadakan agenda niy. Kali ini Qt mengunjungi Pondok Pesantren Al-Amin di Ngaglik, Sleman. Sekitar jam 9 lebih start from UNY tercinta. Nyepeda bersama-sama…., eitz, sepeda motor maksudnya.
Tak terasa sampailah ke tujuan, kesan pertama memasuki halaman, , , sejuk, tenang, n nyaman banget…. Trus Qt2 ngapain aja sich disana? . . .. yukz Qt inTip aCaranya . . .
First, acara ini dibuka oLeh Mr. Gun dengan membaca basmallah bersama-sama. Dilanjutkan tilawah yang dibacakan oleh Mr. Chan. Trus sambutan sambutan. Yang pertama sambutan diwakili oleh ketua HIMA IPA, Taufani Gumono dilanjutkan sambutan oleh tuan rumah pengasuh Ponpes Al-Amin.
Selanjutnya adalah acara inti, yaitu pembuatan Jebasa (jenang berbagai rasa). Acara ini dipandu langsung oleh trainer Qt, yaitu mbak Septiana dan mbak Riyanti. Setelah jebasa ini elesai dibuat kemudian diteruskan oleh teman teman Qt dari Ponpes yang ingin mencoba membuatnya. Nah ,yang ketiga mencoba adalah dari anak anak HIMA IPA sendiri.mereka juga tidak kalah dari 2 rivalnya tadi.
Setelah acara pembuatan jebasa selesai, dilanjutkandengan canda tawa antara anak HIMA IPA dan anak Ponpes. Di sini adalah waktu untuk berkenalan, kita semua saling berkenalan satu sama lain.
Tak terasa waktu sudah hamper tengah hari, putra putra dari HIMA IPA dan Ponpes Al-Amin bersiap-siap ke Masjid untuk menjlankan kewajiban mereka, yaitu shoLat Jum’at.
Setelah sholat Jum’at selesai kemudian kami semua makan bersama-sama. Lucu juga karena juga diselangi dengan bercanda.
Acara penutupan pun tiba. Acara ini dipimpin oleh Mr. Gun. Sebelumnya pak ketuaHIMA IPA, Taufani Gumono menyampikan sepatah kata, dibalas oleh wakil dari Ponpes Al-Amin untuk menyampaikan sepatah kata. Dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dari HIMA IPA diwakili oleh Ketua HIMA IPA. Fetik pun beraksi dengan camdignya, hehehe.
Habis salam-salaman dengan temen-temen Ponpes,kami pun akhirnya pulang.
Tak terasa sampailah ke tujuan, kesan pertama memasuki halaman, , , sejuk, tenang, n nyaman banget…. Trus Qt2 ngapain aja sich disana? . . .. yukz Qt inTip aCaranya . . .
First, acara ini dibuka oLeh Mr. Gun dengan membaca basmallah bersama-sama. Dilanjutkan tilawah yang dibacakan oleh Mr. Chan. Trus sambutan sambutan. Yang pertama sambutan diwakili oleh ketua HIMA IPA, Taufani Gumono dilanjutkan sambutan oleh tuan rumah pengasuh Ponpes Al-Amin.
Selanjutnya adalah acara inti, yaitu pembuatan Jebasa (jenang berbagai rasa). Acara ini dipandu langsung oleh trainer Qt, yaitu mbak Septiana dan mbak Riyanti. Setelah jebasa ini elesai dibuat kemudian diteruskan oleh teman teman Qt dari Ponpes yang ingin mencoba membuatnya. Nah ,yang ketiga mencoba adalah dari anak anak HIMA IPA sendiri.mereka juga tidak kalah dari 2 rivalnya tadi.
Setelah acara pembuatan jebasa selesai, dilanjutkandengan canda tawa antara anak HIMA IPA dan anak Ponpes. Di sini adalah waktu untuk berkenalan, kita semua saling berkenalan satu sama lain.
Tak terasa waktu sudah hamper tengah hari, putra putra dari HIMA IPA dan Ponpes Al-Amin bersiap-siap ke Masjid untuk menjlankan kewajiban mereka, yaitu shoLat Jum’at.
Setelah sholat Jum’at selesai kemudian kami semua makan bersama-sama. Lucu juga karena juga diselangi dengan bercanda.
Acara penutupan pun tiba. Acara ini dipimpin oleh Mr. Gun. Sebelumnya pak ketuaHIMA IPA, Taufani Gumono menyampikan sepatah kata, dibalas oleh wakil dari Ponpes Al-Amin untuk menyampaikan sepatah kata. Dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dari HIMA IPA diwakili oleh Ketua HIMA IPA. Fetik pun beraksi dengan camdignya, hehehe.
Habis salam-salaman dengan temen-temen Ponpes,kami pun akhirnya pulang.
Senin, 24 Mei 2010
FOSIL PIPA
FOSIL PIPA merupakan kependekan dari Forum Silaturahmi Pendidikan IPA. Kegiatan ini merupakan salah satu dari program kerja KESMA HIMA IPA. Adapun pelaksanaannya pada hari Jumat, 21 Mei 2010 di Gelanggang Taman Ormawa. Tema kegiatan ini adalah Meningkatkan Semangat Belajar Mahasiswa Dengan Silaturahmi Menjadi Mahasiswa Berpestasi untuk susunan panitia dari FOSIL PIPA ini yaitu Maya Istikhomah (Kabid KESMA) sebagi penanggung jawab penyelenggaraan kegiatan ini, Redhi Jalu sebagai Bendahara, M. Ridwan Rais sebagai sie konsumsi, Reni sebagai sekretaris, Fetik Rahayu sebagai ketua Pelaksana, Amri Handayani sebagai Sie Acara, Din Azwar Uswatun dan Diah Ana sebagai Sie Humas.
Forum ini diadakan guna meningkatkan semangat mahasiswa Pendidikan IPA khususnya agar akademiknya tetap bagus serta menambah eratnya ukhuwah/persaudaraan. Acara dimulai oleh Amri Handayani sekitar pukul 14.30 dan dihadiri oleh 36 mahasiswa yang terdiri dari 23 mahasiswa IPA non pengurus HIMAIPA dan 13 pengurus Mahasiswa Pendidikan IPA . Selanjutnya diisi Tilawah oleh Saudara Nor Rozif Khoirul Annam. Lalu diisi sambutan oleh Fetik Rahayu dan dilanjutkan oleh Taufani Gumono. Tak kalah menari juga, FOSIL PIPA ini juga diisi oleh nasyid HIMAIPA dengan anggota Manna Wasalwa, Rina Rahayu, Winarto, dan Taufani Gumono (terus dikembangkan ya!!!!………). Selain menghibur peserta yang datang, syair yang dibawakan juga mengandung makna (Sudah tahu kan apa maknanya???Diingat selalu ya!!!ok….). Setelah itu pada inti acara yang dimoderatori oleh Agusta Arif ini diisi 2 pembicara muda dari UNY sendiri yaitu akh. Syarif dan akh. Sujono.
Sebelum menginjak penyampaian materi, akh. Syarif menganjurkan semua peserta dan panitia untuk melaksanakan sholat Asar terlebih dahulu (Alhamdulillah kita semua diajarkan untuk tertib dalam sholat meskipun sedang dalam forum). Anjuran ini mengajarkan kita selaku umat Islam untuk tidak melalaikan atau menunda-nunda sholat. Nah, setelah selesai sholat langsung acara inti yang pertama disampaikan oleh akh. Syarif. Ikhwan asal Bima, NTB ini menyampaikan mengenai ujian. Beliau menanyakan apa sih makna dari ujian itu sendiri? Beberapa peserta ada yang menjawab ujian adalah evaluasi, ujian adalah tantangan, ujian adalah belajar dan lain-lain.
Beliau pun membahas satu diantara jawaban peserta misalnya ujian adalah evaluasi. Ujian merupakan evaluasi terhadap apa yang telah didapat, apa yang telah kita lakukan dan seberapa besar kita memahami suatu objek yang diujikan. Menurut akh. Syarif dengan ujian ini kita diharapkan untuk memiliki visi atau pandangan dalam hidup ini. Dengan adanya pandangan tersebut kita dapat menggunakannya untuk motivator. Dalam sebuah hadits yang intinya bahwa jika ingin berubah maka ubahlah pandangan kita. Pandangan disini yaitu pemahaman kita terhadap suatu hal. Kita harus dapat memahami suatu hal secara luas dan logis dengan pemikiran yang matang tidak hanya mengutamakan nafsu saja.
Acara inti yang kedua disampaikan oleh Akh.Sujono. Beliau menyampaikan bahwa ritme sebuah kehidupan kehidupan harus dibuat semenarik mungkin. Misalnya, berdasarkan pengalaman, beliau mendapatkan IPK sekitar 3,4 dan semua mata kuliahnya lancar. Namun ijasah beliau sengaja tidak diambil? Mengapa demikian?? Karena beliau ingin membuat ritme dari kehidupannya. Hingga suatu hari, ikhwan ini beserta mahasiswa lainnya dapat berkunjung ke Malaysia (Subhanallah…). Ada satu hal lagi yang menarik. Teman-teman beliau jika ditanya “Apa yang akan dilakukan di Malaysia?” Banyak diantaranya yang menjawab berlibur dan foto pada tempat-tempat yang terkenal disana. Akh. Sujono pun berpikir sejenak. Lalu beliau mengatakan keinginannya yang cukup simple tapi itu bermakna besar yaitu setelah sampai disana beliau ingin menjadi juru bicara yang merupakan aktor penting pada acara mereka di Malaysia. Dan itupun terwujud. Nah, bagaimanakah dengan ritme yang akan kita buat sekarang???Renungkanlah sahabatku……
Mengenai masalah ujian ini, ikhwan yang akrab disapa akh John ini berpesan agar menghadapi ujian ini disertai niat lurus. Niat hanya semata-mat ditujukan oleh Allah SWT. Dengan pelurusan ini insya Allah apa yang kita harapkan pasti dapat tercapai. Tak hanya nilai bagus yang dapat kita dapat bahkan hal-hal besar yang tak terduga pun bahkan menurut kita mustahil terwujud dapat kita peroleh. Dalam ujian juga kita dianjurkan untuk membenarkan target yang akan dicapai. Target yang semuanya itu karena ridho Allah semata. Dan marilah kita ingat bahwa ridho Allah tersebut akan membawa berkah kepada kita.
Jika menghadapi suatu ujian maka gunakanlah sesuatu yang ingin dicapai itu jangan berpikiran untuk berkompetisi akan tetapi dengan sinergi agar hasil yang dicapai bermanfaatDemikian yang disampaikan oleh kedua pembicara tersebut…..so, menarik kan??? Jadi ikuti fosil selanjutnya ya……
Setelah acara selesai lalu diadakan tanyawajab. Dan bagi yang bertanya akan dapat doorprize (seru kan....).
Forum ini diadakan guna meningkatkan semangat mahasiswa Pendidikan IPA khususnya agar akademiknya tetap bagus serta menambah eratnya ukhuwah/persaudaraan. Acara dimulai oleh Amri Handayani sekitar pukul 14.30 dan dihadiri oleh 36 mahasiswa yang terdiri dari 23 mahasiswa IPA non pengurus HIMAIPA dan 13 pengurus Mahasiswa Pendidikan IPA . Selanjutnya diisi Tilawah oleh Saudara Nor Rozif Khoirul Annam. Lalu diisi sambutan oleh Fetik Rahayu dan dilanjutkan oleh Taufani Gumono. Tak kalah menari juga, FOSIL PIPA ini juga diisi oleh nasyid HIMAIPA dengan anggota Manna Wasalwa, Rina Rahayu, Winarto, dan Taufani Gumono (terus dikembangkan ya!!!!………). Selain menghibur peserta yang datang, syair yang dibawakan juga mengandung makna (Sudah tahu kan apa maknanya???Diingat selalu ya!!!ok….). Setelah itu pada inti acara yang dimoderatori oleh Agusta Arif ini diisi 2 pembicara muda dari UNY sendiri yaitu akh. Syarif dan akh. Sujono.
Sebelum menginjak penyampaian materi, akh. Syarif menganjurkan semua peserta dan panitia untuk melaksanakan sholat Asar terlebih dahulu (Alhamdulillah kita semua diajarkan untuk tertib dalam sholat meskipun sedang dalam forum). Anjuran ini mengajarkan kita selaku umat Islam untuk tidak melalaikan atau menunda-nunda sholat. Nah, setelah selesai sholat langsung acara inti yang pertama disampaikan oleh akh. Syarif. Ikhwan asal Bima, NTB ini menyampaikan mengenai ujian. Beliau menanyakan apa sih makna dari ujian itu sendiri? Beberapa peserta ada yang menjawab ujian adalah evaluasi, ujian adalah tantangan, ujian adalah belajar dan lain-lain.
Beliau pun membahas satu diantara jawaban peserta misalnya ujian adalah evaluasi. Ujian merupakan evaluasi terhadap apa yang telah didapat, apa yang telah kita lakukan dan seberapa besar kita memahami suatu objek yang diujikan. Menurut akh. Syarif dengan ujian ini kita diharapkan untuk memiliki visi atau pandangan dalam hidup ini. Dengan adanya pandangan tersebut kita dapat menggunakannya untuk motivator. Dalam sebuah hadits yang intinya bahwa jika ingin berubah maka ubahlah pandangan kita. Pandangan disini yaitu pemahaman kita terhadap suatu hal. Kita harus dapat memahami suatu hal secara luas dan logis dengan pemikiran yang matang tidak hanya mengutamakan nafsu saja.
Acara inti yang kedua disampaikan oleh Akh.Sujono. Beliau menyampaikan bahwa ritme sebuah kehidupan kehidupan harus dibuat semenarik mungkin. Misalnya, berdasarkan pengalaman, beliau mendapatkan IPK sekitar 3,4 dan semua mata kuliahnya lancar. Namun ijasah beliau sengaja tidak diambil? Mengapa demikian?? Karena beliau ingin membuat ritme dari kehidupannya. Hingga suatu hari, ikhwan ini beserta mahasiswa lainnya dapat berkunjung ke Malaysia (Subhanallah…). Ada satu hal lagi yang menarik. Teman-teman beliau jika ditanya “Apa yang akan dilakukan di Malaysia?” Banyak diantaranya yang menjawab berlibur dan foto pada tempat-tempat yang terkenal disana. Akh. Sujono pun berpikir sejenak. Lalu beliau mengatakan keinginannya yang cukup simple tapi itu bermakna besar yaitu setelah sampai disana beliau ingin menjadi juru bicara yang merupakan aktor penting pada acara mereka di Malaysia. Dan itupun terwujud. Nah, bagaimanakah dengan ritme yang akan kita buat sekarang???Renungkanlah sahabatku……
Mengenai masalah ujian ini, ikhwan yang akrab disapa akh John ini berpesan agar menghadapi ujian ini disertai niat lurus. Niat hanya semata-mat ditujukan oleh Allah SWT. Dengan pelurusan ini insya Allah apa yang kita harapkan pasti dapat tercapai. Tak hanya nilai bagus yang dapat kita dapat bahkan hal-hal besar yang tak terduga pun bahkan menurut kita mustahil terwujud dapat kita peroleh. Dalam ujian juga kita dianjurkan untuk membenarkan target yang akan dicapai. Target yang semuanya itu karena ridho Allah semata. Dan marilah kita ingat bahwa ridho Allah tersebut akan membawa berkah kepada kita.
Jika menghadapi suatu ujian maka gunakanlah sesuatu yang ingin dicapai itu jangan berpikiran untuk berkompetisi akan tetapi dengan sinergi agar hasil yang dicapai bermanfaatDemikian yang disampaikan oleh kedua pembicara tersebut…..so, menarik kan??? Jadi ikuti fosil selanjutnya ya……
Setelah acara selesai lalu diadakan tanyawajab. Dan bagi yang bertanya akan dapat doorprize (seru kan....).
Senin, 10 Mei 2010
Pelatihan Komputer
Peltihan komputer merupakan program kerja dari Bidang Penalaran HIMA IPA untuk memfasilitasi mahasiswa Pendidikan IPA di dalam mengembangkan multimedia pembelajaran. Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan potensi dan kemampuan sumberdaya mahasiswa dalam pengembangan dan pmanfaatan multimedia pembelajaran khususnya multimedia pembelajaran IPA.
Panitia pelatihan komputer dari intern bidang penalaran sendiri, yang diketuai Andi Wibowo A'09, sekretaris Riski Fitria E'09, bendahara Iis A'09, dan dibantu oleh teman-teman penalaran lainnya, yaitu Dito E'08, Muti E'08, Wahid C'08, Sina A'08, Sulis E'09, serta Ary E'09. Pelatihan komputer ini dipandu oleh tentor handal dari mahasiswa MIPA sendiri yaitu kak Aprian dan kak Zain Pendidikan IPA 07.
Pelatihan komputer dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Mei 2010 dan berlangsung dengan lancar. Antusias peserta begitu besar dengan diikuti oleh 38 peserta dari mahasiswa Pendidikan IPA angkatan 2007, 2008, dan 2009.
Panitia pelatihan komputer dari intern bidang penalaran sendiri, yang diketuai Andi Wibowo A'09, sekretaris Riski Fitria E'09, bendahara Iis A'09, dan dibantu oleh teman-teman penalaran lainnya, yaitu Dito E'08, Muti E'08, Wahid C'08, Sina A'08, Sulis E'09, serta Ary E'09. Pelatihan komputer ini dipandu oleh tentor handal dari mahasiswa MIPA sendiri yaitu kak Aprian dan kak Zain Pendidikan IPA 07.
Pelatihan komputer dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Mei 2010 dan berlangsung dengan lancar. Antusias peserta begitu besar dengan diikuti oleh 38 peserta dari mahasiswa Pendidikan IPA angkatan 2007, 2008, dan 2009.
Langganan:
Postingan (Atom)