Latar Belakang
Pembelajaran IPA Terpadu bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran, meningkatkan minat dan motivasi, serta mencapai beberapa kompetensi dasar sekaligus. Pembelajaran IPA tidak mempelajari alam secara sebagian-sebagian tetapi secara keterpaduan dan keutuhan karena alam menyajikannya secara utuh dalam satu-kesatuan. Materi-materi yang diajarkan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam sangat erat kaitannya dengan lingkungan karena memang semua objek yang dipelajari merupakan komponen-komponen alam dan tentu erat hubungannya dengan lingkungan hidup dan juga mempelajari lingkungan hidup. Sehingga diharapkan ada keterkaitan antara ilmu dan implementasianya dalam kehidupan.
Faktor penting untuk mencapai tujuan pembelajaran IPA adalah proses evaluasi yang dapat mendorong warga belajar untuk lebih giat belajar secara terus menerus dan juga mendorong pendidik untuk lebih meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta mendorong iklim belajar yang kondusif, sehingga melahirkan tujuan yang ingin di capai tanpa melupakan nilai – nilai kearifan lokal yang berkembang ditengah masyarakat. Materi pembelajaran IPA harus memiliki makna dan relevansi tinggi terhadap pemberdayaan hidup mereka secara nyata, berdasarkan realitas yang mereka hadapi. Pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk selalu lekat dengan situasi konkret yang mereka hadapi.
Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA (HIMA IPA) UNY mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Menyiapkan Tenaga Profesional Kependidikan IPA yang Memiliki Kearifan Lokal Menuju Masyarakat Berkarakter” dengan tujuan dapat meningkatkan mutu pendidikan pada seluruh kalangan masyarakat IPA di Indonesia yang nantinya juga dapat diimplementasikan melalui konteks kearifan lokal.
Download leaflet disini
Download leaflet disini