Jumat, 06 Agustus 2010

O.M.G , UNY KEBANJIRANNNNNN..........!!!!!



Pembangunan di Indonesia saat ini berwawasan lingkungan, begitu juga di UNY. Pembangunan berwawasan lingkungan itu sendiri adalah pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya alam untuk menopangnya. UNY merupakan salah satu Universitas di Yogyakarta yang pembangunannya berwawasan lingkungan. Akan tetapi, kenapa jika datang hujan sebagian UNY tergenang air (banjir)? Sebenarnya ini salah alam atau manusia?
Jika kita meninjau lebih dalam lagi hal ini merupakan salah manusia itu sendiri. Banyak orang disekitar kampus kurang peduli terhadap kebersihan. Banyak orang yang membuang sampah tidak pada tempatnya, contohnya adalah membuang sampah di saluran air. Sehingga ketika hujan datang, banjir pun tidak dapat dielakkan lagi.
Menurut seorang bapak yang dulu dijumpai, beliau berkata bahwa banjir di UNY merupakan hasil dari ulah manusia yang kurang menjaga kebersihan, yaitu banyak orang yang membuang sampah di sembarang tempat (bukan pada tempatnya) ,sehingga jika hujan datang maka banjir juga akan datang.
Sekarang tinggal bagaimana kita menyikapi hal ini. Jika kita ingin menciptakan suasana UNY berwawasan lingkungan, tentunya harus dimulai dari diri kita sendiri. Apalagi mahasiswa Pendidikan IPA! (tobie)

DIES NATALIS UNY


DIES NATALIS KOK SEPI????

Udah tau dies natalis kan? Itu lho bahasa kerennya ulang tahun… nah ternyata pada tanggal 21 Mei ntu merupakan ultahnya UNY. Makanya pas tanggal itu kuliah sebelum jumatan ditiadakan. Soalnya para jajaran rektorat beserta dosen mengadakan upacara di rektorat. Tapi kok banyak mahasiswa yang ga tau semaraknya dies natalis ini ya? Buktinya ada seorang mahasiswa di fakultas FISE pas ditanyai tentang dies natalis malah jawab gini,”dies natalis UNY? Ku kurang tau e?” nah lho apa namanya tu kalo bukan semaraknya ga nyampe ke mahasiswa? Emang sih rangkaian acaranya banyak banget dari seminar, lomba-lomba keolahragaan, bakti social, pentas seni. Nah dari serangkaian acara itu semuanya bertempat diberbagai fakultas di UNY tapi kok ada yang komen kaya’ gitu ya?.
Dalam hal ini kita menyadari 2 hal, yaitu serangkaian acara dies natalis itu memang kurang mengena di hati mahasiswa, dan kurang antusiasnya para mahasiswa untuk memeriahkan dies natalis UNY. Kalau kita mau sedikit saja peduli pasti tidak aka nada lagi komentar seperti itu untuk menanggapi acara Dies natalis itu. Untuk mencegah hal itu terjadi lagi seharusnya acara Dies Natalis di adakan di masing-masing fakultas. Kemudian konsep acaranya haruslah melibatkan semua elemen masyarakat fakultas tersebut. Dengan begitu ga ada lagi mahasiswa UNY yang g tau tentang Dies Natalis kampus nya sendiri.(ars)

Selasa, 27 Juli 2010

STUDY BANDING HIMA IPA

Dalam rangka menambah pengetahuan dalam mengelola organisasi kemahasiswaan serta menjalin hubungan dengan instansi lain maka Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta didampingi oleh Sabar Nurrohman, M.Pd dosen pendidikan IPA dan Jumanto staf program studi IPA mengadakan studi banding ke program studi pendidikan sains FMIPA Universitas Negeri Surabaya pada Jumat-Sabtu 2-3 Juli 2010. Kegiatan yang bertema “Consideration study to enlarge science understanding” ini diharapkan dapat menambah ilmu serta melengkapi kekurangan dari Hima masing-masing sekaligus menandatangani nota kesepahaman antara himpunan mahasiswa prodi IPA FMIPA UNY dengan mahasiswa prodi sains FMIPA Unesa tentang kerjasama dalam bidang per-IPA-an karena program studi pendidikan IPA baru diselenggarakan oleh 2 universitas sejak tahun 2007. Baru pada akhir-akhir ini beberapa perguruan tinggi mendirikan program studi IPA karena melihat peluang yang ada pada prodi ini.
Rombongan disambut oleh Pembantu Dekan I FMIPA Unesa Prof. Dr. Mega Teguh, M.Pd, ketua prodi sains Sri Mulyaningsih, MS dan dosen sains Beny Setiawan, M.Pd. Dalam sambutannya Sri Mulyaningsih mengungkapkan rasa gembiranya karena bertemu “rekan seperguruan” dan dengan terpilihnya rektor baru di Unesa yaitu Prof. Dr. H. Muchlas Samani, M.Pd makin menambah optimisme akan eksistensi prodi IPA ini karena selain memberikan izin pendirian prodi IPA juga ada himbauan tentang dicantumkannya lowongan PNS guru IPA yang diambilkan dari prodi pendidikan sains. Prodi sains Unesa juga sedang menyelenggarakan percepatan studi bagi 10 mahasiswa yang mempunyai nilai diatas rerata dan diharapkan dapat menyelesaikan studinya pada semester 7 yang akan datang sehingga prodi IPA Unesa dapat diakreditasi, sambungnya. Pada kunjungan ini Hima IPA FMIPA UNY memberikan sebuah pohon beringin putih dan Hima Sains Unesa memberikan sebuah pohon mojo.

Jumat, 02 Juli 2010

MUSYAWARAH PEMBENTUKAN FORMIPA KARTABAYA



Salah satu cara untuk membangun eksistensi suatu organisasi adalah dengan mengembangkan jaringan (networking). Itulah yang saat ini telah dirintis oleh HIMA IPA FMIPA UNY, hal itu juga sejalan dengan visi HIMA IPA 2010 yaitu mewujukan HIMA IPA yang religious, kreatif, professional, dan berwawasan glogal. Berlandaskan keadaan tersebut HIMA IPA UNY mengadakan kunjungan ke HIMA Pendidikan Sains / HMPS (UNESA), Dalam rangka Musyawarah Pembentukan Ikatan Mahasiswa IPA (IKAHIMAIPA). Musyawarah tersebut diadakan hari Sabtu, 5 Juni 2010 di Universitas Negeri Surabaya. HIMA IPA UNY mewakilkan 5 orang anggotanya yaitu Janwar Arseto, Taufani Gumono, Feby Kristifany, Ratna Wirawati, dan Nor Rozif Khoirul A.
Tepat pukul 08.00 WIB acara yang dihadiri oleh segenap mahasiswa Pendidikan Sains tersebut dimulai, pembukaan diawali dengan sambutan dari perwakilan masing – masing HIMA. Dari HMPS oleh Samsudin dan dari HIMA IPA oleh Taufani Gumono selaku ketua masing – masing HIMA. Acara selanjutnya adalah pembahasan tentang pembentukan ikatan mahasiswa. Mekanismenya dimulai dengan pemaparan tujuan yang akan dicapai dari pembentukan ikatan tersebut. Setelah melakukan perundingan, akhirnya dari kedua HIMA memperoleh kesepakatan untuk membentuk forum yang bernama: FORMIPA KARTABAYA (Forum Mahasiswa IPA/Sains Yogyakarta Surabaya). Namun pengesahan forum ini akan dilakukankan pada tanggal 3 Juli 2010 bertepatan dengan acara Studi Banding HIMA IPA ke HMPS.
Dengan berakhirnya pembahasan tersebut, maka berakhirlah acara msyawarah pembentukan FORMIPA KARTABAYA. Acara ditutup dengan makan siang bersama, dilanjutkan dengan safari kampus, dan foto bersama.

Selasa, 01 Juni 2010

Baksos ke Ponpes Al-Amin :Jebasa

Pada hari Jumat 28 Mei 2010 lalu, HIMA IPA mengadakan agenda niy. Kali ini Qt mengunjungi Pondok Pesantren Al-Amin di Ngaglik, Sleman. Sekitar jam 9 lebih start from UNY tercinta. Nyepeda bersama-sama…., eitz, sepeda motor maksudnya.
Tak terasa sampailah ke tujuan, kesan pertama memasuki halaman, , , sejuk, tenang, n nyaman banget…. Trus Qt2 ngapain aja sich disana? . . .. yukz Qt inTip aCaranya . . .
First, acara ini dibuka oLeh Mr. Gun dengan membaca basmallah bersama-sama. Dilanjutkan tilawah yang dibacakan oleh Mr. Chan. Trus sambutan sambutan. Yang pertama sambutan diwakili oleh ketua HIMA IPA, Taufani Gumono dilanjutkan sambutan oleh tuan rumah pengasuh Ponpes Al-Amin.
Selanjutnya adalah acara inti, yaitu pembuatan Jebasa (jenang berbagai rasa). Acara ini dipandu langsung oleh trainer Qt, yaitu mbak Septiana dan mbak Riyanti. Setelah jebasa ini elesai dibuat kemudian diteruskan oleh teman teman Qt dari Ponpes yang ingin mencoba membuatnya. Nah ,yang ketiga mencoba adalah dari anak anak HIMA IPA sendiri.mereka juga tidak kalah dari 2 rivalnya tadi.
Setelah acara pembuatan jebasa selesai, dilanjutkandengan canda tawa antara anak HIMA IPA dan anak Ponpes. Di sini adalah waktu untuk berkenalan, kita semua saling berkenalan satu sama lain.
Tak terasa waktu sudah hamper tengah hari, putra putra dari HIMA IPA dan Ponpes Al-Amin bersiap-siap ke Masjid untuk menjlankan kewajiban mereka, yaitu shoLat Jum’at.
Setelah sholat Jum’at selesai kemudian kami semua makan bersama-sama. Lucu juga karena juga diselangi dengan bercanda.
Acara penutupan pun tiba. Acara ini dipimpin oleh Mr. Gun. Sebelumnya pak ketuaHIMA IPA, Taufani Gumono menyampikan sepatah kata, dibalas oleh wakil dari Ponpes Al-Amin untuk menyampaikan sepatah kata. Dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dari HIMA IPA diwakili oleh Ketua HIMA IPA. Fetik pun beraksi dengan camdignya, hehehe.

Habis salam-salaman dengan temen-temen Ponpes,kami pun akhirnya pulang.